Marinews99 - Veronica Tan, istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), membacakan surat yang ditulis tangan suaminya dari pulang tahanan Mako Brimob, Kelapa 2 , Depok.
Mengenakan kebaya kuning, Veronica tak kuasa menahan tangis saat menjelaskan permintaan Ahok yang menerima putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan vonis 2 tahun penjara, di Warung Daun, Cikini, Selasa (23/5/2017).
Wanita berambut sepundak ini sempat berhenti sejenak membaca surat, dan membiarkan air matanya menjatuhi pipi.
Tatapannya kosong, cuma fokus membaca ucapan yang ditulis dalam selembar kertas folio.
Sementara, adik Ahok, Fifi Lety Indra yang duduk disamping Vero, mengelus pundak kaka iparnya.
Selembar tisu yang diambil Veronica kemudian diambil untuk mengusap air matanya.
Diwartakan sebelumnya, tanggal 9 Mei 2017, majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto menyatakan Ahok bersalah melanggar pasal 156 a KUHP tentang penodaan agama. Selama 2 tahun, ahok dijatuhi hukuman penjara
Selama 2 tahun, hal ini berbeda dari tuntutan jaksa yang menyatakan Gubernur DKI Jakarta nonaktif tersebut bersalah melanggar pasal 156 KUHP dan menuntut penjara satu tahun dengan masa percobaan
Karenanya, Ahok yang saat ini mendekam di tahanan Mako Brimob Kelapa 2 Depok, langsung mengajukan banding sesaat menerima vonis tersebut.
Marinews99 - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan ada beberapa sosok wanita hebat yang sangat mempengaruhi hidupnya hingga sekarang. Anies menyebut perempuan yang dimaksud yatu neneknya bernama Ibu Barkah, Ibunda Aliyah Rasyid dan sang istri Fery Farhati Ganis. Menurut Anies dari Sang Nenek, Anies mengaku tidak sedikit belajar mengenai pentingnya arti perjuangan seorang wanita. "Bukan hanya memikirkan tentang anak-anak biologisnya tapi juga anak-anak bangsanya dan selalu memikirkan tentang hak-hak wanita bisa sama. Tersebut di zamannya," ujar Anies Baswedan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, dua puluh satu April 2017. Sementara dari sang Ibu, Anies Baswedan mengaku tidak sedikit mendapatkan inspirasi dari perjalanan hidupnya bersama sang papa. "Ibu juga begitu. Seperti juga gagasan-gagasan yang juga pada Kartini memberikan peluang untuk terbuka dan melihat dunia. Dalam perjalanan hidup aku terutama saat masa kecil itu berpengaruh," ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. sementara itu, pasangan Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan sosok ibu dan istri menjadi perempuan yang cukup berpengaruh dalam hidupnya. Selain tersebut, ia juga mengatakan para wanita pendukung dirinya di Pilkada DKI Jakarta. salah satunya seorang perempuan yang tergabung dalam Bidadari Anies-Sandi yang mati di saat bertugas. "Ibu, istri, sama ribuan relawan yang bersusah payah membantu pemenangan kita tergolong almarhumah bidadari Anies-Sandi, ada yang gugur dalam tugas, insiden motor. Saya mengapresiasi jasa-jasa mereka," ungkap Sandiaga Jumat, 21 Jumat 2017.
Marinews99 - Sungguh tidak terduga pria ini benar2 memotong jari nya kalau ahok kalah dalam pilgub jakarta.dalam video sebelumnya dia mengatakan bahwa dia akan memotong jari nya jika ahok kalah dalam pilgub. berikut videonya:
Marinews99 - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar empat koma tujuh lima persen dengan suku bunga deposit facility tetap 4,00 persen dan lending facility tetap 5,50 persen. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, walaupun prospek ekonomi global tengah membaik. "Prospek ekonomi sedang membaik, tapi Bank Indonesia tetap akan fokus untuk mendorong berlanjutnya proses pemulihan perekonomian domestik," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Tirta Segara, di gedung Bank Indonesia, Kamis, 20 April 2017. "Koordinasi dengan pemerintah bakal dilanjutkan untuk mengendalikan inflasi dan mendorong kelanjutan reformasi struktural." Keputusan yang dihasilkan dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada 18-20 April 2017 itu menyatakan perbaikan ekonomi Amerika, Eropa, dan Cina sudah mendorong perbaikan ekonomi global. "Ekonomi Amerika Serikat semakin naik akibat didukung konsumsi, kondisi ketenagakerjaan yang positif, dan investasi yang kembali bergairah," kata Tirta. Adapun peningkatan harga minyak telah memperbaiki investasi, terutama di sektor energi. Perekonomian Eropa juga berpeluang meningkat sebagai hasil pemugaran ekspor dan konsumsi. Karena didukung konsumsi dan investasi, lalu Cina perekonomiannya diprediksi akan tetap kuat Bank sentral, kata Tirta, mencatat beberapa resiko yang harus diwaspadai. "Dari sisi domestik, seperti imbas penyesuaian administered prices terhadap inflasi," kata dia. Resiko lainnya merupakan masih berlanjutnya konsolidasi korporasi dan perbankan yang menyebabkan dampak stimulus perekonomian belum optimal. Adapun dari sisi global, Tirta menambahkan, rencana penurunan besaran neraca bank sentral Amerika Perkumpulan harus tetap diwaspadai. "Mesti dicermati dampaknya terhadap pasar keuangan global terkait wacana tersebut."
Marinews99 - Komisi III DPR akan segera memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait penembakan 1 keluarga oleh oknum polisi di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Dalam kejadian itu, satu orang mati dunia di tempat dan lima lainnya luka-luka. Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan berdasarkan rapat internal komisi hukum DPR itu, pihaknya bakal mengundang Kapolri dalam rapat kerja yang salah satu pokok pembahasannya terkait aksi koboi oknum polisi di Lubuk Linggau. "Minggu depan kita Raker dengan Kapolri. Itu (aksi koboi jalanan) jadi salah satu pokok bahasannya," kata Arsul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (21/4/2017). Arsul menilai, Polisi telah menyalahi hak diskresi dalam insiden penembakan mobil berisi keluarga yang hendak pergi menghadiri undangan itu. lanjut Arsul, korban jiwa bakal ditimbulkan polisi menembak bagian yang sekiranya tak. "Kami berpendapat diskresi aparat Kepolisian dalam insiden penembakan Lubuk Linggau, tak pas," pungkasnya.
Marinews99 - Sejumlah program pasangan Anies-Sandi untuk Jakarta bakal dimasukkan oleh tim penyusun anggaran Pemprov DKI untuk APBD 2018 mendatang. Hal ini diungkapkan Cagub DKI Anies Baswedan saat menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dalam pertemuan tersebut Anies berharap sejumlah program kerjanya mampu diterjemahkan dalam APBD DKI Jakarta 2018 mendatang sehingga mampu langsung dijalankan tahun depan. "Tadi kita mulai membicarakan bagaimana program-program yang telah masuk dan budget yang disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Sebab tersebut perlu waktu," tidak gelap Anies. Anies juga mengapresiasi keterbukaan Ahok agar sejumlah aplikasi kerjanya mampu dimasukkan dalam pembahasan RAPBD DKI 2018 mendatang. Dengan demikian, janji dan program kerja paslon nomor 3 itu bisa bisa direalisasikan di tahun pertama masa jabatannya. "Tadi disepakati tim, budget kami yang nanti menerjemahkan program-program yang dijanjikan untuk direalisasikan bakal dibicarakan dengan penyusun tim budget Pak Basuki," ucapnya. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai pembahasan anggaran 2018 memang perlu disinkronisasikan dengan program Anies-Sandi yang bakal menjadi pada Oktober 2017. Namun Ahok meminta biar Anies menyampaikan kepada partai pendukungnya biar pembahasan Budget Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2017 dipercepat. Lantaran, kata Ahok, apabila Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi Gerindra, Muhammad Taufik sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) menghambat dengan menitipkan pokok pikiran (Pokir) dalam APBD Perubahan, Ahok akan menolak dan diperkirakan bakal terjadi perselisihan seperti yang terjadi sebelumnya. "Di sini aku sampaikan misal contoh kan kita pengin ada Kartu Jakarta Lansia. Saya sampaikan pada Pak Anies ini kan APBDP saya yang menyusun nah pastinya kita mesti duduk bersama mesti dibilang ke partai pendukungnya jangan sampai nanti deadlock. Aku keluar oktober kalau begitu
Marinews99 - Sebelum duduk di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, kata yang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ucapkan Selesai sidang pun, ia masih bisa tersenyum kepada jurnalis yang menunggunya. Jaksa meminta majelis hakim menghukum Ahok dengan sanksi 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Jaksa penuntut umum, Ali Mukartono, menyebutkan Ahok terbukti bersalah dan terjerat pidana Pasal lain seratus 56 tentang Penodaan Agama. Semuanya ke tim pengacara sudah diserahkan ahok mengaku. Terlebih, masalah hukum, ia tidak paham. Tetapi, dia memastikan akan menyusun nota pembelaan atau pledoi pada sidang lanjutan Selasa 25 April 2017. "Ya, aku enggak tahu, tanya pengacara. Enggak ngerti aku," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis dua puluh April 2017. Sebelumnya, Ahok mengaku ikhlas dengan apapun tuntutan jaksa. Dia pasrah dan sabar menghadapi sidang itu. "Makanya, ini kan takdir hidup orang kan semua di tangan Tuhan. Aku besok bakal jalanin dengan sabar," ujar dia di Kantor DPP Nasdem, Menteng, Rabu sembilan belas April 2017. "Ikhlas apa pun yang dituntut oleh jaksa penuntut umum. Selesai baca tuntutan aku balik ke kantor, yang tentunya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sudah menjalani sidang tuntutan atas kasus spekulasi penodaan agama. Pada tuntutannya, jaksa penuntut umum (JPU) meminta hakim melengserkan hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun kepada Ahok. Selama 2 tahun masa percobaan Selama dua tahun masa percobaannya, suatu tindak pidana dilakukan ahok mesti menjalani pidana 1 tahun penjara kalau Terlebih, dalam pertimbangannya, jaksa menyebut peran Buni Yani meringankan hukuman untuk Ahok. "Di 1 pihak membebankan Buni Yani, namun menuntut Ahok. Harusnya Buni Yani yang bertanggung jawab yang mengubah redaksi, dan sudah jadi tersangka. Kenapa Ahok dituntut. Tuntutannya percobaan lagi, keragu-raguan tentang keyakinan jaksa ditunjukkan oleh tersebut untuk. Ini bentuk keragu-raguan jaksa. Sudah pastinya jaksa ragu-ragu kalau persoalan serame ini tuntutannya percobaan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dituntut 1 tahun penjara dengan 2 tahun masa percobaan Pada tuntutannya tersebut, jaksa menggunakan 1 dari dua pasal alternatif yang didakwakan ke Ahok. Alasan menuntut Ahok dipaparkan ketua tim JPU Ali Mukartono dengan pasal lain. Ia mengungkapkan, jaksa bisa memilih pasal mana yang bisa dijadikan untuk dipungkinkan kasus Ahok dibuktikan oleh penggunaan lain dalam dakwaan Ahok merupakan untuk. "Jadi bukan tidak dimasukkan. Dari 2 dakwaan alternatif, jaksa memilih alternatif kedua. Kenapa? karena telah dijelaskan antara lain buku yang dibuat yang bersangkutan, Pak Ahok, diterima sebagai fakta hukum," beber Ali Mukartono. Dia mengungkapkan, dalam buku Ahok, Merubah Indonesia, disebutkan siapa pengguna Surat Al Maidah. Ia menjelaskan, penggunaan Surat Al Maidah yang dimaksudkan Ahok bukanlah elite politik. "Kalau demikian maksud beliau maka ini masuk kategori umat Islam. Pengguna Al Maidah tersebut siapa? Golongan umat Islam. Maka tuntutan jaksa memberikan di lain kedua," ujar Ali. dia memaparkan, dan meringankan diberatkan oleh dasar pertimbangannya merupakan pada unsur. "Telah disampaikan memberatkan apa, meringankan apa. Namun jangan dikatakan ringan atau tak, itu relatif," tandas dia. Ali Mukartono menegaskan, kasus yang menimpa Ahok sudah memenuhi unsur dalam pasal lain terkait penghinaan agama. "Menurut kita telah. Dakwaan lain dua-duanya tindak pidana, tapi lebih tepat yang mana. Tak ada keraguan," tegas ia. Jaksa menyatakan, Ahok tak bisa dituduh dengan Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama. Karena, apa yang diucapkan Ahok tentang Surat Al Maidah ayat lima puluh satu tidak memenuhi unsur niat menghina agama. "Mengingat kesengajaan Pasal 156a huruf a KUHP adalah dengan maksud untuk memusuhi dan menghina agama, maka pembuktian Pasal 156a huruf a KUHP tidak tepat diterapkan dalam kasus a quo," ujar jaksa dalam persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017). Jaksa menjelaskan, penerapan Pasal 156a KUHP berdasarkan pada UU No 1/PNPS Tahun 1965, di mana cuma bisa diterapkan apabila pelaku memiliki niat. Tetapi dalam perkara ini, Ahok tidak terbukti mempunyai niat menghina agama. Karena tersebut mampu disimpulkan bahwa delik sebagaimana diatur dalam Pasal 156a karakter a KUHP cuma diliputi oleh kesengajaan dengan maksud untuk menghina pada agama, oleh Selama menyusun tuntutan untuk Ahok, JPU mengaku tidak mendapat tekanan apapun, termasuk politik. Selesai sidang di Gedung Kementerian Pertanian, ujar Jaksa Ali Mukartono Ali juga membantah tuntutan itu berkaitan dengan kekalahan terdakwa Ahok dalam Pilkada DKI 2017 putaran kedua. "Enggak ada urusan. Saya urusannya perkara jalan," Jaksa Ali menandaskan. Usai sidang, JPU mendapatkan pengawalan ekstra ketat dari polisi selesai menuntut terdakwa kasus spekulasi penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ahok dituntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Tim JPU dikawal ketat polisi bersenjata dan polisi tak berseragam usai sidang. Semenjak dari dalam ruang sidang, pengawalan itu dimulai Ketua KPU Ali Mukartono sempat memberikan pernyataan pers begitu keluar dari ruang sidang. Tetapi konferensi pers tersebut berlangsung cukup pendek. Tim JPU kemudian diarahkan menuju ke kendaraan taktis milik Polri dengan pengawalan ketat. Kendaraan taktis yang ditumpangi tim JPU ini juga mendapatkan pengawalan sejumlah mobil patroli di depan dan belakangnya. Pemandangan ini belum pernah terlihat pada sidang Ahok sebelum-sebelumnya. Biasanya, jalannya persidangan diamankan aparat kepolisian cuma. Pengawalan terhadap tim JPU hanya sampai ke kendaraan mereka yang terparkir di area Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. sementara itu, sempat terjadi kericuhan pengunjung sidang Ahok. Kericuhan antar-dua kelompok terjadi sesaat persidangan selesai. Kelompok tersebut yaitu simpatisan Ahok dan massa kontra-Ahok. Pengunjung-pengunjung 1 persatu keluar dari ruang sidang begitu persidangan selesai. Persis di depan pintu Auditorium Kementan, terjadi keributan antara sekelompok laki-laki dengan ibu-ibu berbaju kotak-kotak. "Alquran harus dibela!" seru seorang laki-laki sambil menunjuk-nunjuk ke arah kerumunan ibu-ibu, Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017). Kelompok ibu-ibu diduga simpatisan Ahok yang mendengar seruan itu malah berbicara lebih keras. Dari sejumlah ibu-ibu itu, ada 1 orang yang nampak panik dan mengaku diancam akan dibunuh. "Ia ngomong bunuh-bunuh, tolong, Pak, ngomongnya bunuh-bunuh," tutur ibu tersebut. Kondisi ini langsung ditangani oleh aparat kepolisian yang berjaga di lokasi. Saat dua kelompok tersebut dipisahkan dengan keluar ruang sidang melalui pintu yang berbeda, suasana panas mulai mereda.
Marinews99 - Satu karangan bunga bertuliskan "Pak Ahok We Love You" terpampang di samping pendopo Balai Kota Jakarta pada Jumat (21/4/2017) pagi. Karangan bunga ini sebagai dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta itu, usai sidang tuntutan dugaan penistaan agama dan Pilkada DKI 2017. Tak cuma itu, dukungan juga diberikan oleh ratusan warga yang menunggu Ahok di pendopo Balai Kota Jakarta. Seperti biasa, semenjak pagi tadi, pendopo kembali riuh dengan ratusan warga yang mau mengadu atau sekadar berswafoto dengan Basuki Tjahaja Purnama. Bedanya, ratusan masyarakat ini membawa mawar untuk diberikan ke Ahok. Florence, warga Kebon Jeruk, mengaku sengaja membawa puluhan mawar untuk dibagikan di pendopo Balai Kota Jakarta. "Aku sengaja bawa mawar dalam rangka Hari Kartini dan kasih semangat ke Pak Ahok," ujar Florence di Balai Kota Jakarta, Jumat. Saat Ahok sampai, warga yang telah menanti langsung mengerumuni. Warga tak cuma berfoto, beberapa memberikan bunga dengan mata berkaca-kaca. . (Liputan6.com/Delvira Chaerani Hutabarat) Liputan6.com, Jakarta - Sebuah karangan bunga bertuliskan "Pak Ahok We Love You" terpampang di samping pendopo Balai Kota Jakarta pada Jumat (21/4/2017) pagi. Karangan bunga ini sebagai dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta tersebut, usai sidang tuntutan dugaan penistaan agama dan Pilkada DKI 2017.
Real Count KPU delapan puluh koma tiga Persen: Ahok42,75Persen, Anies57,25Persen Tidak cuma tersebut, dukungan juga diberikan oleh ratusan masyarakat yang menunggu Ahok di pendopo Balai Kota Jakarta. Seperti biasa, semenjak pagi tadi, pendopo kembali riuh dengan ratusan masyarakat yang mau mengadu atau sekadar berswafoto dengan Basuki Tjahaja Purnama. Bedanya, ratusan masyarakat ini membawa mawar untuk diberikan ke Ahok. Florence, warga Kebon Jeruk, mengaku sengaja membawa puluhan mawar untuk dibagikan di pendopo Balai Kota Jakarta. "Aku sengaja bawa mawar dalam rangka Hari Kartini dan kasih semangat ke Pak Ahok," ujar Florence di Balai Kota Jakarta, Jumat.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menerima bunga mawar sebagai bentuk dukungan dari masyarakat. (Liputan6.com/Delvira Chaerani Hutabarat) Saat Ahok tiba, warga yang sudah menanti langsung mengerumuni. Warga tidak hanya berfoto, sejumlah memberikan bunga dengan mata berkaca-kaca. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menerima bunga mawar sebagai bentuk dukungan dari masyarakat. (Liputan6.com/Delvira Chaerani Hutabarat) "Terus berjuang Pak Ahok," ucap salah satu masyarakat. "Iya terima kasih," jawab Ahok.
Marinews99 - sungguh Malang takdir Tarsa (82). Kakek ini hidup sebatang kara di sebuah gubuk berukuran 2 x 3 meter. Kondisi gubuknya sangat mengkhawatirkan tak ubahnya kandang hewan ternak. Gubuk derita Tarsa berada di tengah-tengah rumput ilalang dalam area perumahan cukup mewah Sweet Antapani Regency. Lokasinya juga berada tepat di belakang SMP 49 Jalan Antapani, Kota Bandung. Saat itu Tarsa tengah duduk santai di depan gubuknya bareng seorang saudaranya yang kebetulan berkunjung menjenguknya. Senyum ramah diperlihatkan keduanya. Tarsa sedikit menuturkan tentang cerita hidupnya yang malang. Sudah dua tahun gubuk derita ini menjadi tempatnya berlindung dari teriknya mentari dan dinginnya malam. "Aku telah tinggal 2 tahun di gubuk ini," kata Tarsa sambil tersenyum. Gubuk derita Tarsa berada di tengah-tengah rumput ilalang. Di depan dan di samping gubuknya terdapat kandang ayam dan kambing milik orang lain yang dititipkan kepadanya. Bau kotoran hewan ternak cukup tercium. Selain kandang, di bagian luar ada juga dapur kecil tempatnya memasak beras dan air menggunakan tungku. Sungguh sempit, cuma muat untuk satu orang. Hanya beralaskan tanah. Masuk ke bagian dalam gubuk, kondisinya cukup mengkhawatirkan. Cuma ada lemari tua dan kasur lusuh tempatnya beristirahat. Gelap tidak ada sedikit pun cahaya. Wajar saja, tidak ada celah ventilasi. "Kieu weh sep kondisina, pengap da teu aya ventilasi (begini kondisinya, pengap enggak ada ventilasi," tutur ia. Tarsa sudah tinggal di gubuk ini 2 tahun terakhir sejak sang istri mangkat dunia 2012 lalu. Ia membangun gubuk ini seorang diri selama seminggu. Bahan bakunya didapat saat memulung. "Kalau mulung dapet kayu atau triplek aku bawa. Terus saya bangun lambat laut, jadi gubuk ini," bilang ia. Semasa hidupnya, Tarsa memang tidak pernah tinggal di tempat nyaman. Dia hanya tinggal dengan membangun gubuk di atas tanah milik orang lain. Tapi, lokasinya dekat dari tempat tinggalnya saat ini. "Bapak mah jalmi teu gaduh (bapak orang enggak punya). Tinggalna di gubuk weh (tinggal di gubuk aja). Ngabangun di tanah orang lain. Tos sabaraha kali ngalih (udah beberapa kali pindah," kata Tarsa. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Tarsa mencari barang-barang bekas untuk dijual kepada pengepul. Meski kondisi tubuhnya yang telah renta, Tarsa enggan hidup mengandalkan belas kasih orang. "Dulu mah abah pekerja kasar. Ayeuna tos sepuh jadi mulung weh (saat ini udah usang jadi mulung aja). Embung ngemis ka batur mah (enggak ingin ngemis ke orang). Tapi kalau ada yang kasih aku makan atau apa saya terima.
Marinews99 - Terjadi aksi protes yang dilakukan massa GNPF-MUI di Kementan, Jakarta Selatan saat JPU menuntut tertuduh Basuki T Purnama (Ahok) dengan tuntutan 1 tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun. Aksi protes tersebut dilakukan di dalam dan luar persidangan. Berdasarkan pantauan, aksi protes itu dilakukan massa GNPF-MUI di dalam ruang persidangan. Lantaran menuntut Ahok dengan sanksi satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun, dalam sidang, massa tiba-tiba teriak JPU telah bertindak tidak adil "Ini sidang sandiwara. Ini kebohongan," teriak salah satu massa GNPF-MUI yang mengenakan baju putih-putih di Kementan, Jaksel, Kamis (20/4/2017). Beruntung, anggota kepolisian yang berjaga di dalam persidangan langsung membawa massa yang berteriak-teriak mengajukan protes itu ke luar persidangan sehingga pembacaan tuntutan bisa terus dilanjutkan. Sedang massa GNPF-MUI yang berada di luar gedung Kementan, Jaksel tersebut tampak meradang juga dengan tuntutan yang dibacakan JPU. Orator di atas mobil komando pun berteriak-teriak takbir dan menjelaskan ketidakterimaannya tersebut. "Masa penista agama tuntutannya rendah, maling ayam saja dihukum dua tahun. Karena si penista agama tersebut kalah di Pilgub DKI kita bakal berhenti, mereka pikir Siap bela agama? Siap bela Alquran? Siap bela ulama? Sambil menenangkan massa yang kelihatan menggoyang-goyangkan kawat berduri di depan Kementan, kata orator
Marinews99 - Julia Perez sudah menjalani PET CT Scan pada Selasa (18/4/2017) di salah satu rumah sakit di area Kelapa Gading. Hasilnya sampai hari ini belum diketahui. Selesai melakukan tindakan tersebut, tetapi Kini pelantun lagu jika sebelumnya sang kakak masih bisa makan dengan cara yang normal "Makin menurun, makin nge-drop. Tengah malam dipasangin infus, makan melewati selang. Hasil kemarin belum keluar. Hasil dalam sejumlah hari, saya jadi enggak ingin komen tidak sedikit," Nia Anggia di RSCM, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017). Perihal senada juga diutarakan oleh salah satu petugas rumah sakit Cipto Mangunkusumo. "Abis scan sudah enggak bisa ngapa-ngapain. Tangannya bergetar, terus makannya pakai selang," ujar petugas kebersihan yang bertugas di kamar perawatan Jupe. Dia melanjutkan, kondisi di ruang perawatan Julia Perez kini diselimuti rasa panik. "Asistennya saja sudah nangis terus. Mesin yang bunyinya ncit ncit ncit, sudah tak lambat gitu suaranya. Sudah enggak bisa ngomong," dia menambahkan. Dengan kondisi demikian, Julia Perez tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua, yang digelar pada hari ini. "Jupe semangat banget buat nyoblos terpaksa enggak bisa. Keadaannya enggak memungkinkan buat nyoblos," tutur Nia.
Marinews99 - Sidang ke-20 kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok digelar dengan agenda pembacaan tuntutan. Dalam membacakan tuntutannya, jaksa penuntut umum (JPU) terlebih dulu membacakan pertimbangan dan fakta-fakta hukum. Jaksa menyatakan, Ahok tidak dapat dituduh dengan Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama. Sebab, apa yang diucapkan Ahok tentang Surat Al Maidah ayat lima puluh satu tak memenuhi unsur niat menghina agama. "Mengingat kesengajaan Pasal 156a karakter a KUHP adalah dengan maksud untuk memusuhi dan menghina agama, maka pembuktian Pasal 156a karakter a KUHP tidak tepat diterapkan dalam kasus a quo," ujar jaksa dalam persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017). Jaksa memaparkan, penerapan Pasal 156a KUHP berdasarkan pada UU No 1/PNPS Tahun 1965, di mana hanya bisa diterapkan apabila pelaku mempunyai niat. Namun dalam perkara ini, Ahok tak terbukti mempunyai niat menghina agama. Karena itu dapat disimpulkan bahwa delik sebagaimana diatur dalam Pasal 156a karakter a KUHP hanya diliputi oleh kesengajaan dengan maksud untuk menghina pada agama, oleh Semenjak bertarung di Pilgub Bangka Belitung 2007 lalu sampai Pilkada DKI 2017, berkaitan dengan pengalamannya "Maka terlihat bahwa niat terdakwa dikenal sebagai lebih ditujukan pada orang lain atau elite politik dalam kontes pilkada," bilang jaksa. Lantaran tersebut, JPU menuntut Ahok sanksi satu tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. "Dengan ini kami meminta majelis hakim untuk melengserkan sanksi kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sanksi 1 tahun dengan masa percobaan dua tahun," ujar Ketua Tim JPU, Ali Mukartono, di Gedung Kementan, Jakarta, Kamis.
Marinews99 - Wawan Triatno mengaku kaget dijemput polisi di rumahnya Jl Karya Bakti, Lubuk Linggau Timur, Lubuklinggau, Selasa (18/4) kemarin. Ia diberi tahu keluarganya terlibat insiden. Ternyata sesampai di rumah sakit, ibu mertuanya (Surini) mangkat dengan luka tembakan. "Ada luka di dada, perut, dan paha," kata Wawan di RSUD Sobirin Lubuklinggau, Rabu (19/4/2017). Surini (54) adalah salah satu penumpang Honda City yang jadi target tembakan polisi lantaran kabur saat razia. Istri Wawan, Novianti, juga jadi korban. Beruntung dia selamat dengan luka tembak di pundak. Wawan sendiri tak ikut dalam mobil tersebut. "Wacana (rombongan keluarga) bersedia kondangan (resepsi) nikah tempat saudara di Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas," kata Wawan. Rencana pesta tersebut berubah duka. Mobil yang ditumpangi Surini, Novianti, dan lainnya ditembak polisi di Jl Yos Sudarso, Lubuklinggau. Menurut polisi, mobil terus melaju walaupun diberi tembakan peringatan. Sang supir khawatir dicegat sebab tidak mempunyai SIM. Pajak mobil juga telat. Selain di RSUD Sobirin, ada korban tembak yang dibawa ke Palembang. Penumpang atas nama Indera (33) yang juga sepupu Novianti, kritis sehingga perlu penanganan lebih lanjut. Kepolisian memastikan bakal mengusut fenomena tersebut. Polisi penembak mobil diperiksa Propam Polda Sumsel. "Kami sangat berduka atas kejadian ini. Selain mengusut, kami bakal bantu tarif pengobatan korban," kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga.
Marinews99 - Wawan Triatno mengaku kaget dijemput polisi di rumahnya Jl Karya Bakti, Lubuk Linggau Timur, Lubuklinggau, Selasa (18/4) kemarin. Ia diberi tahu keluarganya terlibat insiden. Ternyata sesampai di rumah sakit, ibu mertuanya (Surini) mangkat dengan luka tembakan. "Ada luka di dada, perut, dan paha," kata Wawan di RSUD Sobirin Lubuklinggau, Rabu (19/4/2017). Surini (54) adalah salah satu penumpang Honda City yang jadi target tembakan polisi lantaran kabur saat razia. Istri Wawan, Novianti, juga jadi korban. Beruntung dia selamat dengan luka tembak di pundak. Wawan sendiri tak ikut dalam mobil tersebut. "Wacana (rombongan keluarga) bersedia kondangan (resepsi) nikah tempat saudara di Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas," kata Wawan. Rencana pesta tersebut berubah duka. Mobil yang ditumpangi Surini, Novianti, dan lainnya ditembak polisi di Jl Yos Sudarso, Lubuklinggau. Menurut polisi, mobil terus melaju walaupun diberi tembakan peringatan. Sang supir khawatir dicegat sebab tidak mempunyai SIM. Pajak mobil juga telat. Selain di RSUD Sobirin, ada korban tembak yang dibawa ke Palembang. Penumpang atas nama Indera (33) yang juga sepupu Novianti, kritis sehingga perlu penanganan lebih lanjut. Kepolisian memastikan bakal mengusut fenomena tersebut. Polisi penembak mobil diperiksa Propam Polda Sumsel. "Kami sangat berduka atas kejadian ini. Selain mengusut, kami bakal bantu tarif pengobatan korban," kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga.
Marinews99 - Sekitar dua ratus marinir yang dikerahkan Amerika Serikat (AS) telah mendarat di Darwin, Australia, wilayah yang dekat dengan Indonesia, Selasa kemarin. Pengerahan ratusan marinir yang diklaim siap tempur ini terjadi di tengah ancaman serangan nuklir yang diumbar Korea Utara (Korut) terhadap AS. Kehadiran dua ratus pasukan Angkatan Laut AS di Darwin ini merupakan gelombang pertama dari total seribu dua ratus lima puluh pasukan yang akan dikerahkan. Militer AS mengaku, para marinir tersebut siap perang melawan Korut dan dijamin menang. Penyebaran pasukan Washington ke Australia ini merupakan yang terbesar dalam sejarah masa damai. Militer AS sudah mengonfirmasi bahwa pengerahan ratusan marinir ini bukan untuk mengancam Indonesia. Langkah militer AS ini, sebagaimana dilansir dari laporan Reuters, Rabu (19/4/2017), tidak lepas dari aplikasi penyebaran marinir tahunan yang pernah dicanangkan mantan Presiden AS Barack Obama sejak 2011 sebagai bagian dari poros Amerika di Asia. Selama enam bulan ke depan, marinir AS akan melakukan latihan dengan pasukan Australia dan juga akan mengunjungi pasukan China. Kedatangan pasukan Angkatan Laut Washington ini berlangsung ketika Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop menyuarakan keprihatinan atas ancaman serangan nuklir dari Korut. ”Pyongyang berjuang untuk senjata nuklir dan mempunyai ambisi yang jelas untuk mengembangkan rudal balistik antarbenua yang mampu membawa muatan nuklir sejauh (wilayah) AS,” kata Bishop yang dirilis ABC. ”Tersebut berarti Australia akan berada dalam jangkauan, kecuali dicegah untuk melakukannya, itu bakal menjadi ancaman serius bagi perdamaian dan stabilitas wilayah kami, dan ini tak bisa diterima,” ujarnya. Agresi terhadap Pyongyang dilakukan oleh korut pada Selasa kemarin mengancam bakal membalas jika AS berani memilih opsi militer atau. Pihak militer AS dalam sebuah pernyataan yang disiarkan KCNA menyebut penyebaran aset strategis nuklir gede AS ke Semenanjung Korea telah mendorong area itu ke situasi berbahaya. ”Di mana perang termo-nuklir bisa pecah setiap saat,” bunyi pernyataan tersebut. sementara itu, di Darwin, Komandan Marinir AS Letnan Kolonel Brian Middleton mengatakan 13 pesawat, termasuk tiltrotor Ospreys, helikopter Super Cobra dan helikopter Huey ikut dikerahkan. Menurutnya, perihal ini menandakan ”semacam komitmen konkret AS untuk wilayah ini dan untuk kemitraan ini”. ”Apapun, saya pikir itu cuma baik langkah kapan saja, di mana kami bisa memperkuat kemitraan lama dan aliansi antara kedua negara. Kami siap untuk melawan dan selalu menang,” ungkapnya mengacu pada kesiapan marinir AS kalau perang dengan Korut pecah.
Marinews99 - Pemerintah Australia bakal memperketat pemberian visa kerja terhadap warga asing untuk memberikan kesempatan kerja kepada warganya sendiri. Seperti dilansir Reuters, Rabu 19 April 2017, Perdana Menteri Malcolm Turnbull mengumumkan keputusan pemerintah untuk mencabut Visa 457, visa kerja sementara yang populer bagi masyarakat asing. Selama empat tahun, peluang kepada pekerja asing yang memiliki keterampilan untuk tinggal dan bekerja di Australia diberikan oleh visa tersebut Visa kerja ini akan diganti dengan skema yang lebih ketat, termasuk syarat berbahasa Inggris yang fasih, penyelidikan latar belakang dan pemeriksaan catatan kriminal. “Kami memutuskan untuk mengakhiri visa 457. Karena, visa tersebut sudah kehilangan kredibilitasnya," kata Turnbull dalam jumpa pers di Canberra, Selasa lalu. Perubahan ini menanggapi usulan Partai One Nation yang anti-imigran. Pauline Hanson, pemimpin One Nation, semenjak lama mengkritik visa 457 yang dinilainya mencuri kesempatan kerja masyarakat Australia. Bahwa perubahan kebijakan visa akan mengundang lebih tidak sedikit pekerja ditegaskan namun Turnbull dengan keterampilan datang ke Negeri Kanguru. Di sisi lain, kebijakan ini juga membuka peluang yang lebih lebar bagi warga Australia sendiri. Pekerja asing dipekerjakan daripada harus dengan upah murah di bawah program visa 457. "Kami merupakan bangsa pendatang, namun faktanya para pekerja Australia harus menjadi prioritas dalam pemenuhan lapangan kerja di negeri ini," ujar Turnbull. "Kami tidak lagi menggunakan visa 457 untuk pekerjaan yang bisa dilakukan dan semestinya menjadi hak warga Australia.” Turnbull berjanji sebanyak 95 ribu pekerja asing yang kini tinggal di Benua Kanguru dengan visa empat ratus lima puluh tujuh tidak bakal terpengaruh kebijakan baru ini. Sebelumnya, visa 457 dirancang untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja berketerampilan eksklusif. pemegang-pemegang visa tersebut boleh membawa keluarganya ke Australia dengan mengajukan visa empat ratus lima puluh tujuh kedua. Tetapi, program visa 457 telah mengundang kontroversi. Program ini diduga telah disalahgunakan oleh pengusaha untuk mengimpor pekerja berupah murah. Sehingga kebijakan ini menyimpang dari tujuan awal untuk mengisi kekurangan tenaga berketerampilan. Sejak 1901 sampai sekitar 1973, Australia membatasi imigran bukan kulit putih di bawah kebijakan "White Australia" yang mensyaratkan uji bahasa Inggris.
Marinews99 - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Widodo bakal menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua di Tempat Pemungutan Bunyi (TPS) 04 Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017). Jokowi dan Iriana dikabarkan akan memberikan hak pilihnya pada pukul 10.00 WIB. Jokowi mendapatkan nomor panggilan 218, sementara Iriana, mendapatkan nomor 219. Total pemilih yang mendapatkan hak suaranya dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS ini sebanyak 456 bunyi. Hak pilih digunakan oleh pengamanan ketat diterapkan di TPS tempat Jokowi dan istrinya. Aparat gabungan dari unsur polisi dan TNI terlihat sudah berjaga sejak pagi tadi di luar lokasi. Sementara untuk pengamanan di dalam TPS yang berlokasi di halaman Kantor Mandiri University, dilakukan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Semua pengunjung baik pemilih maupun kalangan wartawan mesti masuk melalui metal detector untuk dilakukan inspeksi terhadap barang bawaannya.
Marinews99 - Niat menghadiri acara pernikahan saudaranya di Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Lubuk Linggau, Sumatera Selatan berujung duka. Satu dari tujuh orang warga Desa Blitar Muka, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu kehilangan nyawa di dalam mobil Honda City setelah ditembaki polisi. Salah satu penumpang bahkan mengalami tiga luka tembak dari peluru yang diletuskan anggota Polres Lubuk Linggau. Peristiwa itu bermula saat rombongan dalam mobil tersebut melintasi pertigaan Jalan Fatmawati, Kecamatan Lubuk Linggau Timur 1, Kabupaten Lubuk Linggau, pada Selasa pagi, 18 April 2017, sekitar pukul 10.00 WIB. Di lokasi itu sedang digelar razia Cipta Kondisi gabungan Polres dan Polsek Lubuk Linggau. Razia tersebut dipimpin langsung Kapolsek Lubuk Linggau Timur AKP M. Ismail dan Kanit PAM Obvit Sat Sabhara Polres Lubuk Linggau Ipda Fransisko Yosef. Sebelum memulai razia, Kapolsek Lubuk Linggau Timur menginstruksikan bawahannya agar tidak menggunakan senjata api saat menggelar razia. Namun, imbauan tersebut ternyata tak dihiraukan salah satu petugas kepolisian. Sekitar pukul 11.30 WIB, mobil Honda City Nopol BG 1488 ON dengan enam penumpang melewati kawasan razia. Diduga takut diperiksa petugas kepolisian, sopir mobil itu malah berusaha menabrak salah seorang polisi yang sedang mendekati mobilnya. Petugas lalu berusaha mengejar mobil tersebut dengan mengendarai Mitsubishi Kuda Patroli Lantas. Saat berada di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, Kelurahan Margamulya Lubuk Linggau, salah satu petugas langsung memberondong mobil berwarna hitam tersebut dengan sepuluh kali tembakan. Setelah dihujani timah panas, mobil tersebut berhenti. Para polisi langsung turun melihat kondisi para penumpang di dalam mobil. Mereka melihat terdapat enam penumpang terkena tembakan. Penumpang yang terkena peluru tembakan polisi tersebut adalah Novianti (30), warga Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur I terkena tembakan di pundak kanan, Diki (30) yang bertugas sebagai sopir tertembak di bagian perut kiri dan Genta (2), anak Novianti, tertembak di kepala bagian samping kiri. Lalu, Dewi Herlina (40) yang merupakan kakak kandung Novianti tertembak di bahu kiri atas dan Indra (33), adik kandung Dewi Herlina terkena tembakan di leher bagian depan. Satu penumpang lainnya atas nama Galih (6), tidak mengalami luka apapun. Kondisi terparah dialami Surini (54), warga Dusun 4 Desa Blitar Muka, Bengkulu, yang merupakan ibu kandung dari Novianti yang meninggal di tempat dengan tiga tembakan yang menghantam bagian dadanya. Keenam korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Sobirin Lubuk Linggau sekitar pukul 17.40 WIB. Jenazah Surini langsung dipisahkan dan kondisi Indra yang kritis langsung berusaha diselamatkan.
Marinews99 - Bentrokan antara Antrean Ansor Serbaguna (Banser) dengan kelompok Ambon dengan anggota Front Pembela Islam (FPI) di Kramat Lontar, Senen, Jakarta Pusat dini hari tadi. Walau demikian, polisi menduga itu ada kesalahpahaman. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kinbes Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut, gesekan yang terjadi di kawasan Senen itu berawal saat adanya suatu kegiatan di salah satu kediaman masyarakat yang mana bakal dilakukan istigasah. Disitu, terjadilan kesalahpahaman. "Kemudian ada panwas (panitia pengawas), ada informasi di sana panwas dihalang-halangi, makanya Banser datang. Di samping itu ada tempat keluarga dari FPI, akhirnya dari FPI juga datang ke sana. Telah kita koordinasikan, salah informasi, telah diselesaikan dan tak ada pencaplokan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (18/4/2017). sementara itu, Sekjen Dewan Syuro DPP FPI DKI Jakarta, Habib Novel Bamukmin menerangkan, kronologis fenomena berawal saat tim Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) akan menginvestigasi pembagian sembako di kediaman Ketua Relanu DKI, Ita Rahmawati. "Tapi dia (Ita) keberatan kita investigasi, akhirnya memprovokasi masyarakat, kita mundur ACTA. Akhirnya berlanjut, rame-rame, akhirnya kedua belah pihak turun (Banser dan FPI)," tutur Novel yang juga anggota ACTA ini. Sebab merasa diawasi sehingga menfitnah tim ACTA, menurutnya, Ita marah Baru pada pukul 23.00 WIB terjadi ketegangan dengan munculnya tiga buah mikrolet ke kediaman Ita yang dinaiki ibu-ibu pengajian. salah satu ibu yang keluar dari kediaman Ita tersebut berhasil direkam sebab membawa sebuah kantong plastik yang diduga sembako. Dari dalam mikrolet, sejumlah kotak makanan dan tumpukan sajadah yang masih baru ditemukan warga juga. Setelah pukul 00.00 WIB, Ketua Tanfidz DPD FPI DKI, Buya Majid baru pulang dari acara Isra Mikraj didatangi oleh masyarakat sekitar dan malaporkan konsentrasi massa berseragam Banser dan preman bertampang Ambon. "Masyarakat sontak keluar dan menghalau mereka. Lantaran warga kompak, mereka mundur, namun jumlah mereka makin tidak sedikit. Kami pun tak tinggal diam," katanya. Lantas, tandas Novel, Buya Majid menelpon laskar FPI. Sementara, Banser dan preman-preman tersebut terus merangsek menuju kediaman Buya Majid sambil berteriak dan mengacungkan senjata tajam. "Di depan kantor Komunitas Peduli Jakarta (KPJ), mereka mulai memukuli orang yang sedang duduk. Di warung, di jalan dan lain-lain," kata Novel. Bahkan, tidak gelap Novel, tiga orang laskar FPI yang sedang duduk memesan kopi menjadi sasaran massa. Sesudah mereka sampai ke rumah Buya Majid, masyarakat dengan laskar FPI berhadapan langsung. Sesudah situasi mulai reda, barulah kepolisian datang ke lokasi dan meminta untuk tetap menahan diri. sementara itu, Cucu KH Wahab Hasbullah yang merupakan salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Ita Rahmawati yang rumahnya dikepung FPI menjelaskan juga kronologis kericuhan antara Banser dan FPI di Kramat Lontar, Jakarta Pusat. Ketua Rela-NU DKI Jakarta itu memaparkan, kejadian berawal saat rumah orang tuanya yang adalah Tokoh Muslimat NU, Hisbiyah didatangi relawan ACTA. Jika dirinya membagi-bagikan sembako, aCTA menyebutkan bisa aduan warga Ia lantas menanyakan bukti dan saksinya yang mana tak bisa ditunjukan. Ita menerangkan, mereka membawa saksi seorang ibu yang justru mengaku tidak mengetahui apa-apa dan baru akrab dengan dengan relawan ACTA yang membawanya tersebut. Sesudah tersebut, sahabat Ita yang bernama Musliha baru balik dari pengajian mampir ke rumah Hisbiyah dengan menaiki angkot. "Angkotnya berisi enam orang ibu yang diintimidasi oknum berseragam kaos hitam. Ibu-ibu dimaki. Mereka menggebrak angkot bahkan mengancam akan membakarnya," tandasnya melewati pesan tertulisnya. Agar urusan tersebut tak berkepanjangan, ita menjelaskan, pihaknya lalu mengajak ACTA untuk menyelesaikannya permasalahan tersebut ke Polres Jakarta Pusat Selama satu jam, sesudah menunggu "Di Polres kebetulan kami bertemu Bapak Edi Prasetyo (Ketua DPRD DKI) dan beliau mengawal kami dengan Banser untuk balik. Namun, di perjalanan diprovokasi sehingga terjadi keributan," ungkapnya. masih kata Ita, Ita dan Hisbiyah yang rumahnya telah dikepung oleh FPI diamankan oleh anggota Banser ikut terjun ke lokasi untuk. Ibu Hisbiyah itu adalah ketua Muslimat NU DKI Jakarta sehingga Banser merasa terpanggil untuk mengamankan kediaman orang tua mereka. Ita mengingatkan, segala persoalan yang ada dapat diselesaikan secara prosedur hukum. Maka itu, dia mengajak kepada semua pihak untuk menjaga suasana yang kondusif menjelang Pilgub DKI Jakarta 2017 ini. "Mari kita jaga suasana yang baik. Tidak boleh ada intimidasi. Jangan takut, masa depan Jakarta ada di tangan kita semua," ungkapnya.
Marinews99 - Erika Canela mengaku mendapat perlakuan buruk dari bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Ratu kecantikan Brasil 2016 itu mengaku mendapat undangan kencan dari Ronaldo di Madrid, Spanyol, bulan ini. Seperti diwartakan El Balon Rosa, Erika mengatakan, bekas pemain Manchester United tersebut menggodanya melalui pesan pendek di jejaring sosial. Erika pun sempat membalas pesan Ronaldo. "Ia mengirim aku pesan, sejumlah hari lalu. Saat aku klik gambarnya, mencuat kata: 'Hey'," kata perempuan berambut ikal itu. "Mulanya, saya berpikir tersebut palsu. Tetapi, aku melihat akun Ronaldo itu memiliki sembilan puluh juta followers. Jika itu memang akun resminya dan aku sungguh tidak mempercayainya, saya memeriksa Dilecehkan Ronaldo Setelah bertukar pesan, Erika menyebut, Ronaldo mengundangnya datang ke satu hotel di Madrid. Tapi, Erika dibuat terkejut ketika menemui pria berusia 32 tahun itu. "Aku datang terlambat dan Ronaldo langsung marah. , Ketika aku dalam perjalanan ke hotel, ia mengirim pesan WhatsApp dengan nada kasar. Aku tak suka tersebut. Karena ada keperluan lain, dia mengatakan hanya punya waktu sesaat "Kemudian aku membalas pesannya dan menyebut: 'Aku bukan perempuan 15 menit atau setengah jam.' Setelah tersebut, aku langsung meninggalkannya," bilang Erika. Mendapat perlakuan kasar, Erika pun naik pitam. Dia sakit hati dengan Ronaldo yang memberikannya harapan palsu. "Oke, aku memang bahagia mendapat undangan kencan dari dia," ujarnya. "Tetapi, dia memperlakukan aku dengan tak benar. Tersebut konyol, aku merasa dilecehkan. Jelas aku marah kepadanya," ungkap Erika. Selain Erika, ratu kecantikan Brasil lainnya, Andressa Urach juga mengaku pernah berkencan dengan Ronaldo. Urach mengatakan perihal tersebut saat Piala Dunia 2014 di Brasil.